Serangan Drone Hantam Rumah Hingga Infrastruktur di Moskow, 3 Orang Tewas – Moskow – Serangan pesawat nirawak (drone) skala besar mengguncang wilayah Moskow pada dini hari tadi (17/5). Sedikitnya tiga orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan yang diklaim Rusia berasal dari Ukraina ini. Selain menimbulkan korban jiwa, serangan drone juga menghantam sejumlah rumah warga hingga fasilitas infrastruktur strategis ibu kota Rusia .
Baca Juga: Satgas PRR Sebut Pemulihan Penyintas Bencana Sumatera Jadi Prioritas
Kronologi dan Wilayah Terdampak
Serangan besar-besaran ini terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Kota-kota di wilayah Moskow seperti Khimki dan Mytishchi menjadi sasaran utama .
Korban Jiwa:
-
Khimki: Seorang wanita tewas ketika sebuah drone menghantam rumah pribadi. Satu orang lainnya masih terjebak di bawah reruntuhan .
-
Mytishchi (Desa Pogorelki): Dua orang pria tewas akibat reruntuhan drone yang jatuh menimpa sebuah rumah yang sedang dalam proses pembangunan .
Selain korban jiwa, serangan ini juga menyebabkan belasan orang lainnya mengalami luka-luka. Di kota Istra, empat orang dilaporkan terluka akibat drone yang merusak sebuah gedung apartemen dan enam rumah pribadi .
Infrastruktur dan Fasilitas Umum Diserang
Sasaran serangan drone ini tidak hanya permukiman warga, tetapi juga menyasar fasilitas vital dan infrastruktur publik . Beberapa lokasi yang terkena dampak antara lain:
-
Kilang Minyak Moskow: Sejumlah pekerja konstruksi terluka di lokasi kilang. Beruntung, operasional kilang tersebut tidak terganggu .
-
Permukiman Warga: Beberapa gedung bertingkat tinggi di Putilkovo dan Dedovsk mengalami kerusakan, meskipun tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut .
-
Fasilitas Infrastruktur Lainnya: Data dari Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan bahwa serangan drone menyasar berbagai fasilitas infrastruktur di lebih dari selusin wilayah .
Skala Besar dan Upaya Penangkalan
Rusia mengklaim bahwa serangan ini merupakan salah satu yang terbesar sejak konflik pecah, dengan total 556 drone berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara di berbagai wilayah .
Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, melaporkan bahwa lebih dari 120 drone yang menuju ke arah Moskow berhasil dijatuhkan dalam 24 jam terakhir . Sementara itu, sistem pertahanan udara masih terus beroperasi hingga pagi hari untuk menangkis gelombang serangan lanjutan .
Di wilayah Moskow sendiri, setidaknya 74 drone berhasil dihancurkan . Meskipun demikian, puing-puing yang jatuh dari drone yang berhasil ditembak jatuh masih menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di lapangan .
Konteks dan Eskalasi Konflik
Serangan ini terjadi setelah periode gencatan senjata selama tiga hari berakhir. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya bersumpah akan melancarkan lebih banyak serangan balasan setelah serangan Rusia di Kyiv menewaskan 24 orang .
Ukraina secara rutin meluncurkan serangan drone ke dalam wilayah Rusia dengan target utama fasilitas militer dan energi . Kyiv mengklaim bahwa tindakan ini merupakan respons yang “sepenuhnya dapat dibenarkan” atas pemboman harian yang dilakukan oleh militer Rusia yang telah berlangsung selama lebih dari empat tahun .
Kesimpulan: Serangan drone besar-besaran di wilayah Moskow menewaskan tiga orang dan melukai puluhan lainnya. Selain rumah warga, serangan ini juga menyasar infrastruktur penting seperti kilang minyak. Rusia mengklaim telah berhasil menembak jatuh ratusan drone dalam upaya penangkalan terbesar sejak konflik berlangsung. Eskalasi ini terjadi setelah berakhirnya gencatan senjata dan ancaman balasan dari pihak Ukraina .