Prabowo Siapkan Rp4 T untuk Bangun Flyover dan Perbaiki Perlintasan KA – Pemerintah akan menggelontorkan dana hampir Rp4 triliun untuk membenahi 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa. Keputusan ini diambil Presiden Prabowo Subianto setelah tragedi tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) .
Baca Juga: Microsoft PHK dan Tawarkan Pensiun Dini untuk Ribuan Karyawan
Penyebab Utama: Kelalaian di Perlintasan Tanpa Penjagaan
Presiden mengungkapkan bahwa akar masalah utama adalah banyaknya perlintasan kereta api yang tidak dijaga. Kondisi ini sudah berlangsung puluhan tahun, bahkan sejak zaman kolonial Belanda .
“Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini. Ini saya kira dari zaman Belanda ya, yang sudah berapa puluh tahun,” tegas Prabowo usai menjenguk korban di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4) .
Skema Penanganan: Pos Jaga hingga Flyover
Pemerintah akan melakukan penanganan secara komprehensif di semua titik rawan tersebut. Perbaikan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi, baik melalui pembangunan pos jaga maupun flyover .
Khusus untuk Bekasi, yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas luar biasa, Presiden langsung menyetujui pembangunan flyover melalui skema bantuan kepresidenan .
“Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi ini juga padat dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak. Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan presiden,” ujar Prabowo .
Alokasi Anggaran Rp4 Triliun
Menurut perhitungan pemerintah, diperlukan anggaran hampir Rp4 triliun untuk merealisasikan program pembenahan menyeluruh ini .
Prabowo menegaskan komitmennya untuk segera merealisasikan anggaran tersebut. “Sekarang saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan, kita sekarang lakukan,” tegasnya .
Sistem Perencanaan Tersentralisasi
Pelaksanaan proyek besar ini akan melibatkan koordinasi lintas institusi. Pemerintah akan menunjuk pelaksana yang bertanggung jawab mengerjakan perbaikan di seluruh titik secara sistematis .
Target Zero Kecelakaan di Perlintasan
Target utama dari program ini adalah menghilangkan risiko kecelakaan akibat kelalaian di perlintasan kereta. Dengan pembangunan flyover atau pos jaga yang memadai, pemerintah berharap tidak ada lagi korban jiwa akibat kecelakaan serupa di masa depan .
Tragedi di Bekasi Timur yang menewaskan 14 orang dan melukai puluhan lainnya menjadi pemicu sekaligus momentum percepatan pembenahan infrastruktur perkeretaapian nasional. Pemerintah memastikan proses investigasi juga akan berjalan transparan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa .