Ngeri! Buaya Serang Lansia di Sulbar Saat Hendak Memberi Makan Kerbau – Warga Sulawesi Barat (Sulbar) kembali digegerkan insiden buaya buas. Seekor buaya menyerang seorang pria lanjut usia saat ia tengah menyeberangi sungai untuk memberi makan kerbaunya. Peristiwa mengerikan ini terjadi di Sungai Mandar, Desa Lekopadis, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat .
Baca Juga: Yang Terungkap di Dakwaan 4 Tentara Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus
Lansia Hampir Tewas Diseret Buaya
Korban bernama Mustari (72 tahun). Ia diserang buaya pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, ia tengah berenang menyeberangi Sungai Mandar menuju area seberang untuk memberi makan ternak kerbaunya.
Tiba-tiba, dari samping tubuhnya muncul seekor buaya yang langsung menerkamnya. Warga setempat bernama Haedir menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
“Mau ke seberang, tiba-tiba muncul di sampingnya itu buaya,” kata Haedir.
Korban sempat berusaha melawan dan beruntung posisinya saat itu sudah tidak jauh dari bibir pantai. Ia pun segera naik ke daratan dan berlari menyelamatkan diri.
“Mau nyeberang kasih makan kerbaunya di seberang sungai, untung sudah dekat ke pasir sempat naik lari. Setelah korban lari buaya juga langsung menghilang,” sambung Haedir.
Korban Alami Luka di Pinggang
Setelah berhasil naik ke darat, korban langsung dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban mengalami luka robek di bagian pinggang belakang akibat sabetan gigitan buaya.
“Lukanya di pinggang bagian belakang, kayaknya ada 10 jahitan,” ungkap Haedir.
Meskipun mengalami luka yang cukup serius, nyawa korban berhasil selamat berkat pertolongannya yang sigap naik ke daratan. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai jenis dan ukuran buaya yang menyerang korban.
Warga Dihimbau Waspada
Kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Sungai Mandar. Warga yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di dekat air. Masyarakat juga disarankan untuk tidak beraktivitas sendirian di sungai, terutama pada sore dan malam hari yang merupakan waktu aktif berburu buaya.
Hingga saat ini, pihak berwenang setempat belum melaporkan adanya upaya penangkapan terhadap buaya tersebut. Warga berharap agar pihak terkait dapat segera melakukan tindakan untuk mengatasi ancaman hewan buas ini agar korban jiwa tidak berjatuhan di kemudian hari.