Poltek Nuklir BRIN Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Ujian Tulis – Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru. Pendaftaran berlaku untuk jalur ujian tulis gelombang I tahun akademik 2026/2027. Program ini membuka peluang bagi lulusan SMA/SMK/MA jurusan eksakta. Mereka dapat mengembangkan kompetensi di bidang teknologi nuklir melalui pendidikan vokasi unggulan ini.
Baca Juga: Poltek Nuklir BRIN Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Ujian Tulis
Jadwal dan Biaya Pendaftaran
Panitia membuka pendaftaran jalur ujian tulis mulai 13 April hingga 1 Mei 2026. Calon mahasiswa dapat mendaftar melalui portal resmi PMB Poltek Nuklir. Sistem pendaftaran berlangsung secara daring sepenuhnya. Biaya pendaftaran yang ditetapkan panitia sebesar Rp200.000 per peserta. Jalur ini menyediakan kuota 50 persen dari total penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Berikut rincian jadwal pelaksanaan seleksi:
-
Pendaftaran: 13 April hingga 1 Mei 2026
-
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 12 Mei 2026
-
Tes Kemampuan Dasar (TKD) CBT: 18 Mei 2026
-
Tes Potensi Akademik (TPA) daring: 19 Mei 2026
-
Pengumuman hasil TKD dan TPA: 20 Mei 2026
-
Wawancara daring: 22 Mei 2026
-
Pengumuman akhir: 26 Mei 2026
Syarat Peserta
Jalur ujian tulis ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA program eksakta. Panitia juga menerima lulusan sederajat dengan ketentuan khusus. Pertama, tahun kelulusan peserta harus 2024, 2025, atau 2026. Kedua, peserta harus memiliki minat kuat di bidang teknologi nuklir. Panitia tidak menerima peserta dari luar ketentuan tersebut.
Program Studi dan Peminatan
Poltek Nuklir menyelenggarakan pendidikan vokasi jenjang Diploma IV (D4). Kampus ini menawarkan tiga program studi unggulan. Total daya tampung mencapai 135 mahasiswa baru. Setiap program studi menerima 45 mahasiswa.
1. Elektronika Instrumentasi
Program studi ini memiliki dua peminatan menarik. Pertama, Teknologi Akselerator dan Radiasi. Kedua, Teknologi Instrumentasi Medik Nuklir.
2. Elektro Mekanika
Program studi ini menyediakan dua pilihan peminatan. Pertama, Teknologi Pembangkitan Energi Nuklir. Kedua, Teknologi Analisis Nuklir dan Radiasi.
3. Teknokimia Nuklir
Program studi ini juga memiliki dua peminatan. Pertama, Teknologi Proses Bahan Bakar Nuklir. Kedua, Teknologi Produksi Radioisotop dan Radiofarmaka.
Ketiga program studi ini dirancang untuk menghasilkan lulusan siap kerja. Mereka akan memiliki kompetensi di bidang teknologi nuklir. Peran teknologi nuklir semakin vital saat ini. Tidak hanya di sektor energi, tetapi juga di bidang kesehatan, industri, hingga pertanian.
Tahapan Seleksi
Panitia melakukan proses seleksi secara bertahap. Seluruh tahapan berlangsung secara daring. Berikut rincian tahapannya:
Pertama, seleksi administrasi. Panitia akan memverifikasi kelengkapan berkas pendaftaran peserta. Peserta yang lolos administrasi dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Kedua, Tes Kemampuan Dasar (TKD). Panitia melaksanakan tes ini dengan sistem Computer Based Test (CBT). Materi tes mencakup kemampuan dasar yang relevan dengan bidang teknologi nuklir.
Ketiga, Tes Potensi Akademik (TPA). Panitia melaksanakan TPA secara daring. Tes ini mengukur kemampuan berpikir logis, analitis, dan numerik peserta.
Keempat, wawancara. Panitia melakukan wawancara secara daring. Wawancara bertujuan menggali motivasi dan minat peserta terhadap teknologi nuklir.
Berkas Pendaftaran yang Perlu Disiapkan
Peserta perlu mempersiapkan beberapa berkas kelengkapan. Semua berkas harus dalam bentuk soft file. Berikut rincian berkas yang diperlukan:
-
Scan rapor halaman identitas untuk lulusan tahun 2026. Ukuran file maksimal 2 MB.
-
Scan ijazah yang telah dilegalisasi untuk lulusan tahun 2024 dan 2025. Ukuran file maksimal 2 MB.
-
Pasfoto formal dengan latar belakang biru. Ukuran file maksimal 100 KB dalam format JPG.
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Peserta
Wakil Direktur Bidang Non Akademik Poltek Nuklir BRIN, Sukarman, menegaskan beberapa poin penting. Pertama, peserta wajib melakukan finalisasi pendaftaran setelah mengunggah seluruh dokumen. Panitia tidak akan memproses peserta yang tidak melakukan finalisasi pada tahap seleksi administrasi.
Kedua, setiap peserta bertanggung jawab penuh atas keabsahan data yang mereka input. Panitia tidak akan mentolerir kesalahan atau pemalsuan data. Ketiga, peserta tidak dapat mengubah data setelah proses finalisasi. Karena itu, periksa kembali semua data sebelum melakukan finalisasi.
Keempat, panitia akan mengenakan sanksi tegas jika menemukan pemalsuan dokumen. Sanksi tersebut berupa pembatalan status calon mahasiswa. Panitia juga dapat melaporkan pelanggaran ini kepada pihak berwenang.
Peluang Karier di Bidang Teknologi Nuklir
Teknologi nuklir memiliki peran yang semakin vital saat ini. Pemanfaatannya tidak hanya terbatas pada sektor energi. Teknologi nuklir juga meluas ke berbagai bidang non-energi. Contohnya di bidang kesehatan, industri, hingga pertanian.
Lulusan Poltek Nuklir memiliki prospek karier yang cerah. Mereka dapat bekerja di lembaga riset nasional seperti BRIN. Mereka juga dapat berkarier di industri energi, industri manufaktur, atau fasilitas kesehatan. Pemerintah sangat membutuhkan tenaga ahli di bidang ini untuk mendukung program ketahanan energi nasional.
Poltek Nuklir BRIN berharap penerimaan mahasiswa baru ini dapat menjaring calon mahasiswa unggul. Mereka harus memiliki kompetensi akademik dan minat kuat di bidang ketenaganukliran. Hal ini penting untuk mendukung pengembangan riset dan inovasi nasional di masa depan.
Pesan untuk Calon Mahasiswa
Bagi Anda yang berminat mengembangkan kompetensi di bidang teknologi nuklir, segera persiapkan berkas. Lakukan pendaftaran sebelum batas waktu 1 Mei 2026. Jangan menunda hingga detik-detik terakhir untuk menghindari kendala teknis.
Pastikan Anda memenuhi semua syarat yang ditentukan. Periksa kembali kelengkapan dan keabsahan dokumen Anda. Lakukan finalisasi pendaftaran setelah yakin semua data sudah benar.
Gunakan waktu yang tersedia untuk mempersiapkan diri menghadapi tes. Pelajari materi Tes Kemampuan Dasar dan Tes Potensi Akademik dengan baik. Persiapkan juga jawaban untuk sesi wawancara, terutama tentang motivasi Anda memilih teknologi nuklir.
Mentan Minta Konsel Berkontribusi Jadi Motor Pangan-Energi Nasional
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, untuk berperan sebagai motor penggerak pangan berkelanjutan dan energi terbarukan nasional .
Kolaborasi Pusat dan Daerah
Mentan menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah .
“Membangun pertanian tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah pusat. Dukungan dan keterlibatan aktif para kepala daerah menjadi kunci utama keberhasilan program,” kata Mentan saat menerima audiensi Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo di Jakarta, Jumat .
Melalui dukungan para kepala daerah, program pangan dan energi diharapkan mampu mempercepat peningkatan produksi, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung kemandirian energi nasional secara berkelanjutan .
Bukti Nyata Peningkatan Produksi
Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo menegaskan dukungan penuh daerahnya terhadap program strategis Kementerian Pertanian. Program cetak sawah terbukti mampu meningkatkan produksi pangan secara signifikan di wilayahnya .
Irham mengungkapkan produksi beras yang sebelumnya berada di bawah 150 ribu ton per tahun kini meningkat menjadi sekitar 180 ribu ton per tahun . “Gudang kami saat ini penuh. Ini bukti program cetak sawah berjalan baik,” ujarnya .
Permintaan Daerah
Sejalan dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan mengajukan beberapa permintaan kepada Kementerian Pertanian :
-
Tambahan program cetak sawah seluas 2.500 hektare yang saat ini dalam proses Calon Petani Calon Lahan (CPCL)
-
Pengembangan komoditas perkebunan kakao seluas 6.000 hektare
-
Pengembangan komoditas kelapa dalam seluas 5.000 hektare
Selain itu, daerah juga membutuhkan dukungan sarana dan prasarana pertanian seperti jaringan irigasi, alat mesin pertanian (alsintan), pemanfaatan teknologi modern seperti drone, hingga pembangunan jalan perkebunan untuk memperlancar distribusi hasil petani .
Program Energi Berbasis Pertanian
Dukungan terhadap program pangan juga diperluas ke sektor energi berbasis pertanian. Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Kelapa Sawit sekaligus Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menyatakan dukungannya terhadap program bioenergi nasional .
Pemerintah menargetkan penghentian impor solar melalui penguatan bioenergi serta pengembangan bioetanol sebagai substitusi bensin . Program Bio50 yang dicanangkan pemerintah diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional .
“Ini bukan hanya soal pangan, tapi juga energi. Daerah harus ikut berperan dalam pengembangan bioenergi berbasis potensi lokal,” tegas Mentan .
Sinergi untuk Kemandirian Nasional
Mentan menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama keberhasilan program, baik dalam peningkatan produksi pangan maupun pengembangan energi berbasis pertanian .
Dengan kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah, target besar seperti swasembada dan kemandirian pangan dapat tercapai optimal. Konawe Selatan diharapkan menjadi contoh daerah yang berhasil mengintegrasikan program pangan dan energi untuk kemandirian nasional .